KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA PADANG DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN

Maha Athirah, Alfan Miko, Maihasni Maihasni

Abstract


Anak jalanan adalah anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari nafkah atau berkeliaran di jalanan atau tempat umum lainnya. Pasal 34 UUD 1945 yang berbunyi, “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara”, dari makna tersebut bahwasanya fakir miskin dan anak terlantar termasuk dalam hal ini anak jalanan merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan haknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan mengenai anak jalanan di Kota Padang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Fungsional-Sruktural oleh Talcott Parson dengan menggunakan konsep AGIL merupakan singkatan dari Adaption, Goal, Attainment, integration, dan Latency. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penanganan anak jalanan di Kota Padang diatur melalui kebijakan daerah yaitu dalam Peraturan Walikota Padang Nomor 41 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pembinaan Anak Jalanan, dengan peraturan Walikota tersebut, penanganan dan pembinaan anak jalanan di Kota Padang dilaksanakan oleh pemerintah setempat melalui Dinas Sosial. Penanganan anak-anak jalanan menjadi bagian pelayanan dan penanganan dari Dinas Sosial dan  melibatkan berbagai kerjasama dari semua stakeholder secara berkelanjutan.


Keywords


Anak Jalanan, Pembinaan, Penanganan

Full Text:

PDF

References


Attar, M., Hakim, L., & Yanuwiadi, B. (2013). Analisis Potensi dan Arahan Strategi Kebijakan Pengembangan Desa Ekowisata Di Kecamatan Bumiaji – Kota Batu. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 1(2), 68–78.

Beckert, J. (2010). Institutional Isomorphism Revisited: Convergence and Divergence in Institutional Change. Sociological Theory, 28(2), 150–166. https://doi.org/10.1111/j.1467-9558.2010.01369.x

Medcom.id. (2018). Sepuluh Desa Dianggap Paling Sukses Manfaatkan Dana Desa.pdf. Retrieved April 26, 2019, from 24 Oktober 2018 website: https://www.medcom.id/nasional/daerah/ObzqOBeN-sepuluh-desa-dianggap-paling-sukses-manfaatkan-dana-desa

Wang, X., Wang, X., Wu, J., & Zhao, G. (2017). Social Network Analysis of Actors in Rural Development: A Case Study of Yanhe Village, Hubei Province, China. Growth and Change, 48(4), 869–882. https://doi.org/10.1111/grow.12195

Yin, R. K. (2003). Case Study Research; Design and Methods (Third Edit). London: Sage Publication Ltd.




DOI: https://doi.org/10.33758/mbi.v16i2.1385

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


____________________________________________
MEDIA BINA ILMIAH

ISSN 1978-3787 (print) | 2615-3505( online)
Published by BINA PATRIA | Email: laloemipa@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats