PENGARUH PENYULUHAN PIJAT BAYI TERHADAP SIKAP IBU BAYI TENTANG MANFAAT PIJAT BAYI UNTUK MENURUNKAN SUHU TUBUH PADA BAYI YANG DI IMUNISASI DPT - HB (COMBO)

linda meliati

Abstract


Efek samping yang mungkin sering terjadi pasca pemberian imunisasi salah satunya demam pada bayi pasca pemberian vaksin DPT-HB (Combo). Demam merupakan reaksi alamiah dari tubuh sebagai mekanis pertahanan tubuh terhadap infeksi, karena demam hanyalah suatu gejala. Demam pada bayi atau anak balita merupakan kasus yang tidak dapat diabaikan karena dapat mengganggu rasa nyaman dan tumbuh kembang bayi dan balita. Pijat ditinjau dari segi kesehatan sangat banyak manfaatnya, berbagai macam teknik canggih dan obat – obatan  mutakhir digunakan untuk penghilang rasa sakit. Pijat sebaiknya dilakukan secara teratur, sesuai tata cara dan teknik pemijatan bayi, dan sebaiknya dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Promosi kesehatan adalah strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, melalui penyuluhan kesehatan kepada para ibu, dapat diketahui bagaimana sikap ibu bayi tentang manfaat pijat bayi untuk menurunkan suhu tubuh pada bayi yang diimunisasi DPT-HB (Combo). Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap sikap ibu bayi tentang manfaat pijat bayi  untuk menurunkan suhu tubuh pada bayi yang diimunisasi DPT-HB (Combo). Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Jumlah populasi sebanyak 30 ibu yang mempunyai bayi usia 0 - 5 bulan yang datang di Posyandu Blencong, pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistic untuk menilai sikap ibu bayi dalam penyuluhan menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata sikap ibu sebelum penyuluhan adalah 58.40 dengan standar deviasi 8.00.  dan setelah penyuluhan sikap ibu  rata – rata adalah 66.40 dengan standar deviasi 12.38. Hasil uji statistic didapatkan nilai p = 0.000, ada pengaruh yang signifikan antara sikap ibu sebelum  dan sesudah penyuluhan. Bagi masyarakat dan orangtua lebih meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang pijat bayi dengan mengikuti penyuluhan, pendidikan kesehatan atau konsultasi dengan tenaga kesehatan sehingga dapat memijat bayinya secara mandiri dan dengan benar untuk meningkatkan status kesehatan bayinya.


Keywords


Penyuluhan, Sikap, Manfaat Pijat Bayi

Full Text:

PDF

References


Dinas Kesehatan Propinsi NTB.2012. Laporan Kejadian Kasus di duga KIPI se-NTB

Dinas Kesehatan Propinsi NTB,2013-2014, Laporan Tahunan Dinas Kesehatan NTB Tahun 2013 dan 2014

Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, 2015,Laporan Imunisasi Kabupaten Lombok Barat

Erfandi. Pengetahuan dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi (internet). PRO HEALTH, for better life. 2009 (cited 2017 Aug 28). Available from: http://forbetterhealth.wordpress.com/2009/04/19/pengetahuan-dan-faktor-faktor-yang-mempengaruhi

Heath, A., Bainbridge, N. 2007. Baby Massage Kekuatan Menenangkan dari Sentuhan. Jakarta: Dian Rakyat

Indra NM, Mendri NK, Liliana A. Effect of Health Education on Baby Massaging and Knowledge of Mothers on Baby Massaging at Jambidan in The Working Area of BanguntapanI Health Center Bantul Yogyakarta. Med Respati. 2013;8(2).

Lee, H.K.2006. The Effect of Infant Massage on Weight, Height,and Mother Infant Interaction. Jurnal of Korean Academy of Nursing. Volume 36, No.8. Diakses April 2016.

Maecelina Hestin Ambarsari, Sri Anggarini, Angesti Nugraheni. 2017, Pengaruh Penyuluhan Pijat Bayi Terhadap Praktik Pijat Bayi Pada Ibu Di Desa Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Journal of Health Science and Prevention, Vol.1(2),September, 2017 ISSN 2549-919X (online)

Meliati Linda. 2016. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Bayi Yang Diimunisasi DPT-HB (Combo) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lombok Barat Tahun 2016, Laporan Hasil Penelitian Hibah Bersaing Poltekkes Kemenkes Mataram Tahun 2016

Notoatmodjo S, 2007, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Jakarta Rineka Cipta

Roesli, Utami. (2013). Pedoman Pijat Bayi. Edisi Revisi. Jakarta : Trubus Agriwidya.

Riskesdas, 2013. Riset Kesehatan Dasar, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI

Sari Puspita, 2008, Hubungan Terapi Pijat bayi Terhadap Penurunan Demam Pada Bayi Usia 1 – 5 bulan di Tempat Pemijatan Bayi Kelurahan Pandean Lamper Semarang, Unimus Digital Library Universitas Muhammadiyah Semarang, Url:http://digilib.unimus.ac.id

Saifuddin, A. 2009, Sikap Manusia Teori dan pengukurannya, Edisi 2, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Siskana Dewi Rosita dkk. 2017, Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Pijat Bayi, Jurnal Ilmiah Kebidanan, Vol. 8 No. 1 Edisi Juni 2017, hlm. 28-38

WHO, UNICEF, World Bank. 2009. State of the world’s vaccines and immunization. 3rd edition. Geneva: World Health Organization.

Walgito B. 2005, Psikologi social Suatu Pengantar.4th Ed. Yogyakarta: Andi Offset

Yektiningtyastuti,Roberto C.Sombillo,Annabelle R.Borromeo, Sikap dan keterampilan Perawat Tentang Pijat bayi di ST.Lukes’s Medical Center, Quezon City, Philippines. Jurnal Kesehatan, Vol VIII, Nomor 1, April 2017, hlm. 139-143




DOI: https://doi.org/10.33758/mbi.v12i10.83

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


____________________________________________
MEDIA BINA ILMIAH

ISSN 1978-3787 (print) | 2615-3505( online)
Published by BINA PATRIA | Email: laloemipa@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats