KAJIAN HUKUM TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN PENGELOLA DAYA TARIK WISATA BUDAYA TAMAN NARMADA DI LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT

Komang Mahawira

Abstract


Legal Studies on the Rights and Obligations of Managers of Cultural Tourism Attractions in Taman Narmada in West Lombok, West Nusa Tenggara were conducted based on Undang Undang Nomor 9 tahun 2009 concerning Tourism. The purpose of this research is to find out the set of rights and obligations of PT. Patut Patuh Patju as the manager of the cultural tourism attraction of Taman Narmada in West Lombok, West Nusa Tenggara and the implementation of the set of rules regarding the rights and obligations are reviewed based on UU nomor 10 tahun 2009 concerning Tourism. Primary data was collected through interviews, while secondary data was obtained from literature studies and online media searches and then analyzed using qualitative descriptive techniques. The results of this study, first: PT. Patut Patuh Patju has a set of rules regarding the rights and obligations of the manager of the Taman Narmada Cultural Tourism Attraction in the form of a Company Regulation which was stipulated on July 14, 2012 by the President Director of PT Patut Patuh Patju. The rights and obligations of managers are regulated in articles 3, 42 and 43 of the Company Regulations, although they are still general in nature but have similarities, are in accordance with and do not conflict with Article 22 and Article 26 of Undang Undang Nomor 10 Tahun 2009 concerning Tourism regarding the rights and obligations of managers of tourist attractions. Second: The set of rules has been implemented properly in order for the working relationship between employees and company leaders to run harmoniously, the company's goals can be achieved as evidenced by the increase in operating income from year to year except in 2020, there is a decrease in operating income, caused by external factors, which is the existence of Covid 19 pandemic

Keywords


Rights and Obligations of Managers of Taman Narmada Cultural Tourism Attractions

Full Text:

PDF

References


Asih, Y. Risneni. (2016). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Cetakan 1. Trans Info Media. Jakarta.

Profil Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. 2019. Kesehatan Keluarga. Pekanbaru : Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Marmi. (2012). Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas Puerperium Care. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Marmi. (2012). Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas Puerperium Care. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Susanti, LW. (2016). Faktor Terjadinya Baby Blues Syndrome pada Ibu Nifas di BPM Suhatmi Puji Lestari. Jurnal Kebidanan dan Ilmu Kesehatan. Vol. 3, No. 2. p 35-44

Sari, EP. Rimandini, KD. 2014. Asuhan Kebidanan Masa Nifas (Postnatal Care). Jakarta : Trans Info Media (TIM).

Sari, EP. Rimandini, KD. 2014. Asuhan Kebidanan Masa Nifas (Postnatal Care). Jakarta : Trans Info Media (TIM).

Marmi. (2012). Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas Puerperium Care. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Hidayat, AA. 2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta Selatan : Salemba Medika.

Sujarweni, VW. (2014). Metodologi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta : Gava Media.

Hidayat, AA. 2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta Selatan : Salemba Medika.

Hidayat, AA. 2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta Selatan : Salemba Medika.

Sujarweni, VW. (2014). Metodologi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta : Gava Media.

Fatmawati, DA. (2015). Faktor Resiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Postpartum Blues. Jurnal Edu Health. Vol. 5 No. 2. p 82-93.

Yuniwati, C. Fithriany. Fahriany, C. (2015). Usia Ibu Saat Persalinan dan Dukungan Sosial dengan Kejadian Baby Blues Syndrome pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Panmed. Vol. 10 No. 3. p 305-308

Susanti, LW. (2016). Faktor Terjadinya Baby Blues Syndrome pada Ibu Nifas di BPM Suhatmi Puji Lestari. Jurnal Kebidanan dan Ilmu Kesehatan. Vol. 3, No. 2. p 35-44

Yuniwati, C. Fithriany. Fahriany, C. (2015). Usia Ibu Saat Persalinan dan Dukungan Sosial dengan Kejadian Baby Blues Syndrome pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Panmed. Vol. 10 No. 3. p 305-308

Fatmawati, DA. (2015). Faktor Resiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Postpartum Blues. Jurnal Edu Health. Vol. 5 No. 2. p 82-93.

Masruroh. (2013). Hubungan Antara Paritas Ibu dengan Kejadian Postpartum Blues. Jurnal EduHealth. Vol. 3, No. 2. p 120-125.

Kumalasari, I. Hendawati. (2019). Faktor Risiko Kejadian Postpartum Blues di Kota Palembang. (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang. Vol. 14, No. 2. p 91-96

Fatmawati, DA. (2015). Faktor Resiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Postpartum Blues. Jurnal Edu Health. Vol. 5 No. 2. p 82-93.

Riana, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Post Partum Blues pada Ibu Nifas di Klinik Pratama Nusantara Duri Kabupaten Bengkalis. Skripsi. Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan. STIKes Al Insyirah Pekanbaru. Pekanbaru

Fatmawati, DA. (2015). Faktor Resiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Postpartum Blues. Jurnal Edu Health. Vol. 5 No. 2. p 82-93.

Yuliawan, D. (2014). Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Kesejahteraan Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Miri Kabupaten Sragen. Skripsi. Universitas Muhammadyah Surakarta. Surakarta. p 3

Riana, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Post Partum Blues pada Ibu Nifas di Klinik Pratama Nusantara Duri Kabupaten Bengkalis. Skripsi. Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan. STIKes Al Insyirah Pekanbaru. Pekanbaru

Wijaya, BA. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Depresi Pada Ibu Postpartum Di Poliklinik Obsgyn Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Qiftiyah, M. (2018). Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang). Jurnal Kebidanan Universitas Islam Lamongan. Vol. 10, No. 2. p 9-29.

Riana, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Post Partum Blues pada Ibu Nifas di Klinik Pratama Nusantara Duri Kabupaten Bengkalis. Skripsi. Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan. STIKes Al Insyirah Pekanbaru. Pekanbaru

Susanti, LW. (2016). Faktor Terjadinya Baby Blues Syndrome pada Ibu Nifas di BPM Suhatmi Puji Lestari. Jurnal Kebidanan dan Ilmu Kesehatan. Vol. 3, No. 2. p 35-44

Yustisia, CA. (2013). Hubungan Peran Petugas Kesehatan dan Media Informasi dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Baby Blues di BPS Yuniar Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.

Yustisia, CA. (2013). Hubungan Peran Petugas Kesehatan dan Media Informasi dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Baby Blues di BPS Yuniar Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.

Qiftiyah, M. (2018). Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang). Jurnal Kebidanan Universitas Islam Lamongan. Vol. 10, No. 2. p 9-29.




DOI: https://doi.org/10.33758/mbi.v16i7.1498

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


____________________________________________
MEDIA BINA ILMIAH

ISSN 1978-3787 (print) | 2615-3505( online)
Published by BINA PATRIA | Email: laloemipa@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats